Home / Berita / Apa Itu Kopi Lungo? Kenali Ciri, Rasa, dan Bedanya dengan Espresso

Apa Itu Kopi Lungo? Kenali Ciri, Rasa, dan Bedanya dengan Espresso

oleh | Mar 6, 2026 | Artikel, Berita

Buat kamu yang suka eksplor menu kopi di coffee shop, mungkin pernah melihat nama lungo di daftar menu. Sekilas terlihat mirip espresso, tapi sebenarnya apa itu kopi lungo? Apakah rasanya lebih kuat, atau justru lebih ringan?

Istilah lungo sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “panjang”. Sesuai namanya, kopi ini dibuat dengan proses ekstraksi yang lebih lama dibanding espresso biasa. Tapi bukan berarti cuma ditambah air seperti americano, ya. Ada perbedaan teknik yang membuat karakter rasanya unik.

Yuk, kenalan lebih dalam dengan kopi lungo sebelum kamu memutuskan mau pesan yang mana di kafe favoritmu!

Apa Itu Kopi Lungo? 

Kopi lungo adalah minuman berbasis espresso yang diekstraksi dengan air lebih banyak dan waktu yang lebih lama. Jika espresso biasanya menggunakan sekitar 25–30 ml air dengan waktu ekstraksi 25–30 detik, maka lungo menggunakan volume air lebih banyak dan durasi ekstraksi yang lebih panjang.

Karena prosesnya lebih lama, air yang mengalir melalui bubuk kopi akan mengekstrak lebih banyak senyawa, termasuk komponen pahit. Inilah yang membuat rasa lungo berbeda dari espresso biasa.

Secara tampilan, lungo disajikan dalam cangkir kecil seperti espresso, tetapi volumenya lebih banyak. Crema di atasnya tetap ada, meski biasanya tidak setebal espresso.

Ciri Khas Kopi Lungo 

Supaya nggak salah pesan, ini beberapa ciri khas kopi lungo yang bisa kamu kenali:

  • Volume lebih banyak dari espresso, tapi bukan karena ditambah air di akhir
  • Waktu ekstraksi lebih lama
  • Rasa cenderung lebih pahit
  • Body terasa lebih ringan dibanding espresso
  • Aroma kopi tetap kuat

Karena air melewati bubuk kopi lebih lama, rasa pahit dan sedikit dry di akhir tegukan biasanya lebih terasa. Tapi buat sebagian orang, karakter ini justru jadi daya tariknya.

Bedanya Lungo, Espresso, dan Americano 

Banyak yang masih bingung membedakan tiga jenis kopi ini. Supaya lebih jelas, kita bahas singkat perbedaan lungo, espresso, dan americano.

1. Espresso 

Espresso adalah dasar dari banyak minuman kopi. Ekstraksinya singkat, rasanya pekat, dan body-nya tebal. Sensasi bold dan intens langsung terasa sejak seruput pertama.

2. Lungo 

Lungo tetap menggunakan teknik espresso, tetapi dengan air lebih banyak dan waktu ekstraksi lebih lama. Rasanya tidak sepekat espresso, namun cenderung lebih pahit karena proses ekstraksi yang lebih panjang.

3. Americano 

Americano dibuat dengan menambahkan air panas ke dalam espresso yang sudah jadi. Jadi, bukan diekstraksi lebih lama, melainkan diencerkan setelah proses selesai. Rasanya lebih ringan dan tidak seintens espresso.

Kalau disederhanakan, espresso itu pekat dan intens, lungo lebih panjang dan sedikit lebih pahit, sementara americano lebih ringan karena tambahan air.

Sejarah Singkat Kopi Lungo 

Kopi lungo berkembang dari budaya minum kopi di Italia. Di sana, espresso adalah bagian dari rutinitas harian. Namun, tidak semua orang menyukai espresso yang terlalu singkat dan pekat. Dari kebutuhan itulah muncul variasi seperti lungo, yang memberikan pengalaman minum kopi sedikit lebih lama tanpa harus menambahkan air di luar proses ekstraksi.

Di berbagai negara Eropa, lungo cukup populer sebagai alternatif bagi penikmat kopi hitam yang ingin rasa tetap kuat, tapi tidak seintens espresso murni.

Siapa yang Cocok Minum Kopi Lungo? 

Kopi lungo cocok untuk kamu yang suka kopi hitam tanpa tambahan gula atau susu, ingin sensasi rasa yang lebih lama tertinggal di lidah, tidak terlalu menyukai espresso yang terlalu pekat, serta menikmati karakter pahit yang lebih terasa di setiap tegukan.

Karena tingkat kafeinnya bisa sedikit lebih tinggi akibat ekstraksi lebih lama, lungo juga sering jadi pilihan buat yang butuh “melek” lebih lama saat bekerja.

Baca juga: Apa Itu Ristretto? Kenali Jenis Espresso yang Lebih Pekat dan Intens

Bisa Nggak Lungo Dinikmati Lebih Creamy? 

Secara tradisional, lungo memang dinikmati tanpa tambahan apa pun. Tapi selera tiap orang tentu berbeda. Kalau kamu ingin sensasi yang lebih lembut dan tidak terlalu pahit, kamu bisa menambahkan sedikit krimer ke dalamnya. Campuran ini biasanya juga lebih diminati untuk jadi ide jualan.

Buat kamu yang suka kopi creamy tapi tetap ingin menikmati karakter kopi hitam seperti lungo, tambahkan RichCreme Non Dairy Creamer secukupnya. Krimer ini bisa membantu menyeimbangkan rasa pahit, memberikan tekstur lebih smooth  dan creamy, membuat pengalaman minum kopi jadi lebih nyaman tanpa menghilangkan aroma khasnya. Buat yang mau menjadikan menu ini jadi ide jualan, krimer ini juga ekonomis, sehingga profit jualanmu bisa lebih maksimal. Jangan ragu bereksperimen dengan tambahan krimer dari RichCreme Non Dairy Creamer ya.

Yuk, eksplor lebih banyak ide jualan dan kreasi kopi creamy sesuai seleramu dan temukan inspirasi resep lainnya di @RichCreme.id!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Apa Itu Scones? Kenali Pastry Klasik yang Cocok Jadi Teman Minum Teh

Kalau kamu pernah melihat pastry berbentuk bulat atau segitiga dengan tekstur agak padat di café, kemungkinan besar itu adalah scones. Meski belum sepopuler croissant atau donut di Indonesia, camilan ini mulai banyak diminati karena punya rasa yang khas dan cocok...

Apa Itu Frosting? Kenali Jenis dan Fungsinya dalam Dekorasi Kue

Kalau kamu suka baking atau sering melihat cake cantik di media sosial, pasti sudah nggak asing dengan istilah frosting. Tapi sebenarnya, apa itu frosting? Apakah sama dengan whipped cream atau buttercream? Banyak orang masih mengira semua lapisan krim di atas kue...

Fungsi Gula dalam Pembuatan Roti, Bukan Cuma Bikin Manis!

Saat membuat roti, banyak orang mengira gula hanya berfungsi sebagai pemanis. Padahal sebenarnya, fungsi gula dalam pembuatan roti jauh lebih penting dari itu. Bahkan tanpa takaran gula yang tepat, tekstur dan hasil akhir roti bisa berubah. Dalam dunia baking, setiap...

Resep Terbaru

Resep Cara Membuat Macaron, Cocok untuk Hampers Natal
Resep Cara Membuat Macaron, Cocok untuk Hampers Natal

  Resep Cara Membuat Macaron, Cocok untuk Hampers Natal Pasti sudah kenal dong sama kue kecil berwarna-warni yang biasanya berjejer cantik di toko kue mewah? Yup, itu dia macaron! Kue asal Prancis ini memang terkenal dengan bentuknya yang imut, tekstur crunchy...

Resep Soft Cookies, Paduan Renyah dan Empuk dalam Sekali Gigit
Resep Soft Cookies, Paduan Renyah dan Empuk dalam Sekali Gigit

  Resep Soft Cookies, Paduan Renyah dan Empuk dalam Sekali Gigit Kukis tidak selalu harus bertekstur garing. Buat yang belum tahu, kenalin nih soft cookies yang lembut, gooey di bagian tengah dan crunchy di bagian pinggir.  Walaupun sudah lama berseliweran di...

Resep Cinnamon Roll Ekonomis untuk Jualan
Resep Cinnamon Roll Ekonomis untuk Jualan

  Resep Cinnamon Roll Ekonomis untuk Jualan Siapa yang tidak tergoda dengan aroma harum kayu manis dan apel yang hangat? Dipadukan dengan roti gulung lembut dengan topping yang manis, cinnamon roll selalu punya cara untuk mencuri perhatian. Camilan klasik ini...

Resep Muffin Cokelat, Enak Disantap Sendiri dan Cuan buat Jualan
Resep Muffin Cokelat, Enak Disantap Sendiri dan Cuan buat Jualan

  Resep Muffin Cokelat, Enak Disantap Sendiri dan Cuan buat Jualan Kalau kalian suka cokelat, muffin ini wajib masuk ke daftar kue yang harus dicoba. Muffin cokelat ini punya tekstur yang crumbly khas muffin, plus rasa cokelatnya yang super kaya. Cocok banget...

Resep Burnt Cheesecake Mini Bahan Premium Tanpa Gelatin
Resep Burnt Cheesecake Mini Bahan Premium Tanpa Gelatin

  Resep Burnt Cheesecake Mini Bahan Premium Tanpa Gelatin Kalau ngomongin dessert yang lagi banyak dicari, gak bisa gak menyebut basque burnt cheesecakekan? Cake dengan bagian atas yang gosong ini belakangan populer lagi dan jadi favorit di kafe-kafe...