Tidak suka dengan lapisan buttercream yang terasa “berat” saat dimakan? Tenang, karena ternyada ada banyak lho alternatif buttercream yang bisa kalian coba! Selain mempercantik tampilan kue, bahan-bahan alternatif ini juga bisa membuat rasa kue lebih lezat. Apa saja alternatif buttercream yang dimaksud? Yuk baca terus!

Kelebihan dan kekurangan buttercream

Tapi sebelumnya, kenali dulu yuk apa itu buttercream dan apa saja kelebihan serta kekurangannya!

Buttercream dibuat dengan lemak sebagai bahan utamanya. Lemak ini bisa berasal dari margarin, mentega, atau shortening. Lemak kemudian dicampur dengan bahan-bahan seperti gula halus, susu bubuk, kental manis, atau pewarna makanan untuk menghasilkan krim berwarna-warni dan manis.

Krim yang seperti ini sangat cocok digunakan sebagai dekorasi kue. Baik sebagai pelapis permukaan kue atau untuk membuat detail seperti bunga-bungaan atau pita.

Selain itu, buttercream juga memiliki tekstur yang kokoh dan padat. Sehingga cocok diaplikasikan pada kue yang harus berada di suhu ruang selama beberapa jam.

4 alternatif buttercream

Penambahan lemak yang tidak sedikit inilah yang membuat buttercream terasa “berat” saat dimakan. Tergantung jenis dan kualitas lemaknya, beberapa buttercream juga akan menimbulkan  sensasi “ngendal” atau berlemak di langit-langit mulut.

Nah jika tidak terlalu suka dengan sensasi seperti ini, berikut 4 alternatif buttercream yang bisa kalian coba.

1. Fondant

Fondant terbuat dari campuran gula, air, gelatin, dan lain-lain yang diproses hingga menjadi adonan yang liat, dan juga sangat mudah diwarnai dan dibentuk-bentuk. Selain melapisi permukaan kue, fondant juga biasanya digunakan untuk membuat figur atau bentuk yang detail.

2. Cream cheese frosting

Untuk kalian yang jenuh dengan krim dengan rasa manis saja, jenis frosting ini bisa kalian coba. Terbuat dari krim keju, mentega, dan gula, krim memiliki sentuhan rasa khas keju dan sedikit asam.

3. Whipped cream

Berasal dari krim yang dikocok untuk memasukkan banyak udara, whipped cream atau krim kocok memiliki tekstur dan rasa yang ringan. Krim ini bisa dibuat dari bahan dasar hewani (dairy) atau nabati (non-dairy).

Di pasaran sendiri, krim ini tersedia dalam bentuk krim cair maupun bubuk. Jika kalian menginginkan krim yang praktis, mudah disimpan, dan bisa digunakan kapan saja, whipping cream bubuk bisa jadi solusi.

Salah satu brand yang layak untuk kalian coba adalah RichCreme Whip Creme Powder. Cukup ditambahkan air es sesuai takaran dan dikocok selama 4 menit, Whip Creme bisa memberikan hasil krim melimpah. Tidak perlu campuran gula atau perasa, karena Whip Creme sudah memiliki rasa manis dan enak seperti es krim vanila. Cocok untuk diaplikasikan sebagai dekorasi atau isian kue.

Baca Juga : Whipping Cream Cair dan Bubuk, Mana yang Lebih Bagus?

Cek kelebihan RichCreme Whip Creme Powder lainnya di sini. Temukan juga ide kue dan hidangan lain yang bisa dibuat dengan Whip Creme dengan follow @RichCreme.id.

4. Ganache

Selain dikocok hingga mengembang, krim kocok juga bisa dimanfaatkan menjadi ganache. Untuk membuat ganache, kalian membutuhkan perbandingan cokelat dan krim hangat sebanyak 1:1. Hanya perlu mencampur kedua bahan tersebut, kalian sudah mendapatkan ganache yang bisa menjadi pelapis kue, isian, dan bahkan celupan.

Mau membuat ganache dengan RichCreme Whip Creme Powder? Tetap bisa kok! Gunakan perbandingan 1:1:2 untuk RichCreme Whip Creme Powder, air, dan cokelat batang.

Campurkan dulu Whip Creme dengan air, panaskan hingga hangat, lalu masukkan cokelat yang sudah dipotong-potong. Cukup hingga cairan menjadi panas, angkat dari api dan terus aduk hingga cokelat meleleh sempurna.