Kalau sekarang kita lihat donat dengan aneka topping lucu dan isian yang menggiurkan, rasanya sulit membayangkan kalau makanan satu ini punya sejarah panjang yang cukup unik. Donat yang kita kenal sekarang bukan cuma sekadar camilan manis, ia adalah hasil perjalanan panjang dari berbagai negara, budaya, sampai akhirnya jadi ikon dessert modern.
Buat kamu yang penasaran dari mana sebenarnya donat berasal dan bagaimana bentuknya bisa berevolusi sampai jadi seperti sekarang, yuk kita bahas asal-usul donat dengan versi yang lebih santai dan mudah dicerna.
Perjalanan Awal: Donat dari Eropa, Tapi Konsepnya Lebih Tua dari Itu
Banyak sejarawan makanan percaya bahwa βnenek moyang donatβ sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bentuknya belum bulat dan belum berlubang di tengah, tapi konsepnya sama yaitu adonan yang digoreng dan diberi sedikit pemanis.
Bangsa Romawi kuno bahkan sudah punya roti goreng yang dicelup ke madu. Lalu, di abad pertengahan, masyarakat Eropa mulai membuat adonan manis yang digoreng sebagai camilan pesta.
Namun bentuk donat modern mulai terlihat ketika imigran Belanda datang ke Amerika pada tahun 1800-an, membawa resep olykoek, roti goreng bundar yang lembut dan berlemak. Dari sinilah cerita donat mulai berubah arah.
Kemunculan Donat Berlubang: Legenda yang Seru dan Banyak Versinya
Nah, bagian ini yang paling menarik. Ada beberapa cerita tentang bagaimana donat akhirnya memiliki lubang di tengah. Versi yang paling terkenal berasal dari seorang pelaut Amerika bernama Hanson Gregory, sekitar tahun 1847.
Menurut cerita, Gregory membuat lubang di tengah adonan karena ia merasa bagian tengah donat sering tidak matang. Dengan melubanginya, donat bisa matang lebih merata dan tidak berminyak.
Ada juga versi lain yang mengatakan lubang dibuat supaya lebih mudah ditusuk menggunakan batang kayu di kapal, sehingga donat bisa disimpan berjajar.
Mana yang benar? Tidak ada yang pasti. Tapi satu hal yang jelas, sejak saat itu, bentuk donat berlubang jadi identik di seluruh dunia.
Donat Masuk Era Modern: Dari Camilan Rumahan ke Industri Besar
Memasuki abad ke-20, donat mulai diproduksi secara massal. Perang Dunia I bahkan ikut memopulerkan donat ketika para relawan dari Salvation Army membagikan donat kepada tentara untuk menghangatkan hati mereka di medan perang.
Setelah itu, muncul berbagai toko donat yang makin kreatif menambahkan gula bubuk, cokelat, krim, hingga topping warna-warni. Donat berubah dari roti goreng biasa menjadi dessert yang bisa dibuat semewah dan sekreatif mungkin.
Hari ini, donat punya banyak wajah. Mulai dari donat klasik berlubang, donat kentang, bomboloni, hingga donat premium dengan filling mewah. Dari camilan sederhana sampai dessert fancy, semuanya tetap disebut βdonatβ.
Donat di Indonesia: Dari Sederhana sampai Kekinian
Di Indonesia sendiri, donat mulai populer sejak era 80β90-an. Biasanya dibuat dari kentang dan gula, lalu diberi topping cokelat meleleh atau taburan meses klasik.
Namun beberapa tahun terakhir, tren donat makin berkembang, dari bomboloni isi krim, donat mochi dengan tekstur chewy, sampai donat glaze ala bakery modern. Kreativitas topping dan filling-nya pun makin tidak terbatas.
Dari yang simpel sampai yang fancy, pada akhirnya donat selalu punya tempat spesial di hati banyak orang.
Baca juga: Jenis Ragi untuk Donat yang Wajib Kamu Tahu agar Empuk dan Mengembang
Bikin Topping Donat Makin Cantik dan Creamy Bareng RichCreme!
Setelah tahu bagaimana panjangnya perjalanan donat sejak zaman kuno sampai akhirnya jadi camilan kekinian. Kamu pasti sadar kalau satu hal tidak pernah berubah, donat selalu enak jika dipadukan dengan topping yang tepat dan selalu punya peminatnya sendiri.
Kalau kamu ingin membuat donat yang tampil lebih menarik, cantik, dan punya rasa creamy yang pas, coba gunakan RichCreme Whip Creme Powder. Whipped cream yang hasilnya lebih banyak, warnanya putih cantik, rasanya manis ringan dengan aroma vanilla yang enak banget untuk topping, filling bomboloni, atau dekorasi donat kekinian.
Untuk ide topping lain yang lebih kreatif dan inspiratif, kamu bisa cek kreasi ide jualan menarik di @RichCreme.id dan mulai eksplorasi donat versimu sendiri. Biar donat buatanmu bukan cuma enak, tapi juga auto cantik dan bikin siapa pun langsung pengen coba!






0 Komentar