Pernah nggak, sih, kamu lagi makan sesuatu entah itu kue basah atau camilan kukus, lalu kamu berhenti sejenak karena teksturnya? Kenyalnya itu beda. Lembut, tapi juga ‘melawan’ sedikit dengan cara yang pas. Atau mungkin kamu terpukau sama kulit kue yang bening sampai isian di dalamnya kelihatan?
Kalau kamu pernah mengalami momen itu, selamat! Kamu baru saja merasakan ‘sihir’ dari sebuah bahan yang sering jadi rahasia dapur yaitu Tepung Tang Mien.
Namanya memang tidak sefamiliar terigu atau tapioka. Tapi percayalah, bagi mereka yang suka bereksperimen, tepung ini adalah kunci untuk menciptakan tekstur yang unik dan sulit didapat dari tepung lain.
Yuk, kita bedah bareng-bareng apa sebenarnya tepung ini.
Apa Itu Tepung Tang Mien?
Tepung Tang Mien adalah pati gandum (wheat starch). Berbeda dengan tepung terigu yang dibuat dengan menggiling seluruh bagian biji gandum (termasuk protein/gluten), tepung tang mien adalah hasil ekstraksi pati dari adonan terigu. Dalam prosesnya, kandungan gluten dihilangkan, sehingga yang tersisa hanyalah patinya yang murni.
Cara paling gampang bayanginnya itu kayak bikin santan. Dari kelapa, kamu ambil saripatinya (santan) dan buang ampasnya. Nah, tepung tang mien ini prinsipnya mirip, tapi bahannya dari gandum.
Gandum ini diolah, “dicuci” sampai protein alias gluten-nya (si biang keladi yang bikin roti melar itu) hilang. Yang tersisa hanyalah patinya yang murni, yang kemudian dikeringkan menjadi tepung super putih dan halus. Itulah tepung tang mien.
Karakteristik Unik Tanpa Gluten
Justru karena glutennya nggak ada, tepung ini jadi punya ‘kekuatan super’ yang dicari-cari untuk resep tertentu. Tanpa gluten, adonan yang dihasilkan punya sifat:
- Bikin Kulit Jadi Bening: Inilah alasan utama kenapa beberapa jenis kue kukus bisa punya lapisan kulit yang transparan dan terlihat elegan.
- Tekstur Kenyal yang ‘Pas’: Ini yang paling istimewa. Kenyalnya tidak lengket seperti aci, tapi juga tidak padat seperti terigu. Rasanya chewy dengan cara yang lembut dan lumer di mulut.
- Tidak Mudah Alot: Kue atau hidangan yang pakai campuran tepung ini cenderung tetap lembut teksturnya, bahkan setelah dingin.
Fungsi dan Aplikasi Tepung Tang Mien
Kalau ngomongin tang mien, pasti banyak yang langsung mikir kulit dimsum bening. Memang itu panggung utamanya, tapi ternyata, jangkauannya lebih luas dari itu. Tepung ini adalah jagoan untuk memberi tekstur pada aneka kue basah. Pernah makan kue talam atau lapis pepe yang pas dingin teksturnya nggak kaku? Nah, seringkali ada campuran tepung tang mien di sana. Selain itu, ia juga bisa dipakai untuk membuat saus siraman yang kental tapi warnanya tetap jernih dan cantik.
Tips Penting dalam Mengolah Tepung Tang Mien
Nah, ini bagian pentingnya. Ada beberapa aturan tak tertulis saat menggunakan tepung ini.
Nomor satu dan nggak bisa ditawar, pakai air yang baru mendidih. Bukan cuma panas, tapi benar-benar mendidih. Air panas inilah yang ‘membangunkan’ patinya, membuatnya langsung lentur dan bisa diolah. Aturan kedua, tepung ini adalah pemain tim. Dia butuh ‘sahabat’, biasanya tepung tapioka, untuk menciptakan adonan dengan struktur dan kekenyalan yang seimbang.
Baca juga: Apa Itu Tepung Hunkwe? Kenali Karakteristik Hingga Kreasi Masakannya
Sempurnakan Kreasi Kamu dengan RichCreme
Gimana, sekarang udah kebayang kan ‘sihir’-nya tepung ini? Kalau kamu sudah siap bereksperimen membuat kue lapis atau kue talam dengan tekstur kenyal yang sempurna, jangan lupa sentuhan akhirnya.
Bayangkan kue gurih atau manis buatanmu disajikan dengan topping whipped cream yang dingin dan lembut. Untuk itu, serahkan saja pada RichCreme Whip Creme Powder. Praktis pengolahannya dan pastinya anti-gagal. Cukup mixer dengan air es selama 4 menit, dan kamu langsung dapat whipped cream yang mengembang maksimal dengan rasa es krim vanilla yang mewah. Ini adalah cara simpel untuk membuat hasil karyamu terasa jauh lebih istimewa dan bisa juga jadiin ide jualan.
Kalau mau lihat inspirasi ide jualan lainnya, main-main aja ke Instagram @RichCreme.id ya.






0 Komentar