
Imlek itu identik banget sama suasana hangat, kumpul keluarga, dan meja tamu yang penuh camilan. Salah satu yang nggak pernah absen tentu saja kue khas pada perayaan Imlek. Bukan cuma soal rasa manis atau teksturnya yang menggoda, setiap kue juga punya makna baik yang dipercaya bisa membawa keberuntungan di tahun baru.
Nah, di artikel ini kita bakal bahas tuntas berbagai kue khas Imlek yang paling sering ditemui, lengkap dengan cerita singkat dan cara menikmatinya biar nggak ngebosenin. Siap-siap lapar mata, ya.
Mengenal Apa Itu Kue Khas Imlek
Sebelum masuk ke jenis-jenisnya, yuk kenalan dulu dengan kue khas Imlek. Secara umum, kue-kue ini adalah sajian tradisional yang biasa disiapkan menjelang dan saat Tahun Baru Imlek. Bukan sekadar camilan, kue khas Imlek punya filosofi yang erat dengan harapan akan rezeki, kesehatan, keharmonisan, dan umur panjang.
Karena itulah, rasa manis sering mendominasi kue khas Imlek. Manis dipercaya sebagai simbol kehidupan yang manis dan penuh keberuntungan. Selain itu, banyak kue yang dibuat dengan tekstur lengket atau berlapis, sebagai lambang keakraban keluarga dan rezeki yang terus bertambah.
Jenis Kue Khas Imlek yang Wajib Ada di Meja

Ada banyak kue khas Imlek yang populer, baik yang masih tradisional maupun yang sudah sering dikreasikan ulang. Berikut beberapa di antaranya.
1. Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue satu ini bisa dibilang ikon Imlek. Teksturnya kenyal, lengket, dan rasanya manis khas gula. Kue keranjang melambangkan peningkatan rezeki dan kehidupan yang lebih baik dari tahun ke tahun.
Selain dimakan langsung, kue keranjang juga sering diolah ulang supaya rasanya lebih variatif dan nggak terlalu enek.
2. Kue Ku (Ang Ku Kueh)
Kue ku dikenal dari warna merah cerahnya yang melambangkan keberuntungan. Bentuknya menyerupai tempurung kura-kura, simbol umur panjang. Isian kacang hijau yang lembut bikin kue ini digemari lintas generasi.
3. Kue Mangkok
Ciri khas kue mangkok adalah bagian atasnya yang mekar. Dalam tradisi Tionghoa, bentuk ini dipercaya sebagai simbol rezeki yang berkembang. Rasanya manis ringan dan teksturnya empuk, cocok dinikmati kapan saja.
4. Kue Lapis Legit
Meski bukan asli Tiongkok, kue lapis legit sudah lama jadi bagian dari perayaan Imlek di Indonesia. Lapisan-lapisannya melambangkan kesabaran dan rezeki berlapis. Biasanya disajikan untuk tamu spesial saat Imlek.
5. Aneka Kue Kering Imlek
Selain kue basah, toples berisi kue kacang, kue wijen, atau nastar juga selalu hadir. Kue-kue ini melambangkan kelimpahan dan jadi simbol keramahan tuan rumah.
Cara Menikmati Kue Khas Imlek Biar Nggak Bosen
Supaya nggak cuma jadi pajangan di meja, kue khas Imlek juga bisa dinikmati dengan berbagai cara:
- Dimakan langsung sebagai teman ngobrol atau minum teh
- Dikukus ulang supaya teksturnya lebih lembut
- Digoreng atau dipanggang untuk sensasi rasa dan tekstur yang berbeda
- Dikombinasikan dengan minuman hangat atau dingin sebagai dessert sederhana
Dengan sedikit sentuhan, kue khas Imlek bisa terasa lebih spesial tanpa menghilangkan rasa dan makna aslinya.
Baca juga: Olahan Kue Keranjang yang Lezat dan Bikin Imlek Makin Spesial
Bikin Sajian Kue Khas Imlek Makin Spesial Bareng RichCreme!
Gimana? Sekarang kamu sudah lebih kenal berbagai kue khas Imlek dan makna di baliknya. Biar momen Imlek makin berkesan, nggak ada salahnya menambahkan sentuhan creamy pada sajian kue atau minuman pendampingnya.
Kamu bisa menggunakan RichCreme Non Dairy Creamer untuk membuat minuman teh atau kopi pendamping kue-kue ini jadi lebih creamy dengan rasa manis yang pas. Cocok banget dinikmati sambil kumpul keluarga tanpa bikin enek.
Kalau mau tampil lebih menarik, kue-kue ini juga bisa dikreasikan dengan topping dari RichCreme Whip Creme Powder. Teksturnya ringan, lembut, dan auto cantik, pas untuk dekorasi kue panggang atau sajian dessert khas Imlek versi modern.
Yuk, bikin perayaan Imlek tahun ini makin manis dan berkesan. Temukan lebih banyak ide jualan dessert dan minuman pendamping Imlek di @RichCreme.id dan mulai eksplor sajian Imlek favoritmu dengan sentuhan yang beda.






0 Komentar